Kenapa Bitcoin Mahal - Receh Coin

Sabtu, 15 Februari 2020

Kenapa Bitcoin Mahal

Di awal bulan Februari 2020 harga Bitcoin naik terus bahkan kenaikannya hampir 30 persen dibandingkan bulan lalu. Saat ini harga Bitcoin mencapai 140 juta, sebuah harga yang cukup wow dan tentu saja sangat mahal. Bayangkan dengan 1 BTC kita bisa membeli sebuah mobil!

Kenapa Bitcoin bisa mahal? Jawabannya cukup sederhana karena semakin banyak orang yang mulai tertarik dengan Bitcoin dan mulai berinvestasi menyimpan Bitcoin, alhasil permintaan terhadap Bitcoin makin meningkat yang pada akhirnya harga semakin mahal.

Dengan jumlah stok total hanya 21 juta Bitcoin, maka tidak mengherankan bila kemudian harga bitcoin semakin naik dan mahal. Dari jumlah tersebut saat sudah 85% atau 18 Juta yang berhasil ditambang. Dari 18 juta, yang benar-benar beredar sekitar 13 juta dimana 5 juta lainnya hilang dan dicuri.

kenapa bitcoin mahal


Menambang Bitcoin saat ini bukanlah sesuatu yang mudah, bahkan dengan hardware berharga puluhan juta rupiah, aktivitas mining Bitcoin masih sangat sulit. Kondisi ini tentu saja berpengaruh terhadap harga bitcoin.

Bandingkan dengan mata uang kripto lainnya seperti Doge dimana jumlah supply hampir tak terbatas, maka tak mengherankan bila kemudian harga Bitcoin selalu tinggi dan mahal.

Banyaknya merchant atau pedagang online yang mulai menerima pembayaran via Bitcoin ikut andil juga terhadap pergerakan harga Bitcoin. Semakin banyak digunakan sebagai alat pembayaran, maka harga pun semakin mahal.

Sebagai mata uang kripto yang paling pertama hadir, dimana saat ini umurnya sudah hampir 10 tahun lebih, tak mengherankan bila kemudian semakin banyak orang yang mulai percaya dengan keberadaan bitcoin. Mereka mulai sadar bahwa Bitcoin semakin tahun harganya semakin naik, sehingga bisa menjadi alat investasi yang menjanjikan.

Share with your friends