Apakah Sabtu Minggu Ada Transaksi Jual Beli Bitcoin di Blockchain? - Receh Coin

Jumat, 07 Februari 2020

Apakah Sabtu Minggu Ada Transaksi Jual Beli Bitcoin di Blockchain?

Transaksi jual beli Bitcoin bisa dilakukan kapan saja tanpa mengenal waktu, 24 jam selama sehari dan 7 hari selama seminggu, terus menerus tiada henti. Berbeda bila kita jual beli saham, maka biasanya di akhir pekan yakni Sabtu dan Minggu, bursa jual beli saham tutup kemudian buka lagi di hari Senin.

Mata uang kripto termasuk di dalamnya Bitcoin, ETH ataupun BNB bisa dijual belikan bahkan saat akhir pekan yakni Sabtu Minggu. Bursa jual beli Bitcoin tidak mengenal hari libur, kamu bisa melakukan transaksi bahkan saat jam 12 tengah malam sekalipun.

Apakah Benar Bitcoin itu Judi?

Sudah bukan rahasia lagi jika banyak yang beranggapan bahwa bermain Bitcoin itu identik dan sama dengan judi karena sama-sama ingin mendapatkan hasil yang lebih besar dari modal awal. Berjudi maupun Bermain Bitcoin atau istilah kerennya Trading Bitcoin tujuan utamanya tentu saja mencari keuntungan sebesar mungkin dengan modal yang relatif kecil, namun tentu saja cara kerja keduanya sangatlah berbeda.

Berbeda bagaimana, di Bitcoin juga kan kita main tebak-tebakan harga, yakni harga naik atau turun? Iya juga sih, kalau kamu bermain atau trading Bitcoin tanpa ilmu, riset dan analisa tentu semuanya akan menjadi judi karena cuma main tebak saja. Jika kamu melakukan hal demikian tentu tidak salah jika kemudian bermain Bitcoin sama dengan judi karena cuma tebak-tebakan berhadiah.

bitcoin bukan judi


Trading Bitcoin adalah sebuah aktivitas untuk mengambil keputusan jual atau beli yang melibatkan banyak faktor mulai dari analisa dan riset pasar, melihat supply dan demand, manajemen keuangan, manajemen risiko sampai yang tak kalah penting manajemen psikologi agar nantinya kita bisa trading dalam kondisi prima, tidak dalam tekanan dan penuh keterpaksaan. Dari semua faktor tersebut, akhirnya kita mampu memutuskan untuk membeli atau sebaliknya menjual stok agar memperoleh keuntungan yang diharapkan.

Selain melakukan trading, Bitcoin juga bisa disimpan sebagai aset digital masa depan. Melakukan HODL Bitcoin merupakan hal yang lumrah dan banyak sekali yang melakukannya. Bayangkan saja jika kamu membeli Bitcoin pada tahun 2014 yang harganya masih di kisaran jutaan rupiah, kemudian HODL beberapa tahun maka nilai aset kamu akan bernilai beberapa kali lipat dimana saat ini Bitcoin harganya mencapai 100 juta lebih per BTC.

Bandingkan dengan Judi, apakah ada riset, analisa atau manajemen resiko dan keuangan? Tidak ada. Saat melakukan perjudian yang kamu harus lakukan hanyalah tebak angka yang akan muncul di undian. Angka yang akan keluar tidak bisa diprediksi, berapapun bisa muncul. Kita juga tidak bisa investasi di arena judi, semua uang bisa kita habiskan dalam hitungan detik, tidak ada istilah kita simpan uang lalu beberapa tahun kemudian aset akan bertambah.

Dari sini sudah cukup jelas sekali bahwa Bitcoin bukanlah judi. Melakukan trading Bitcoin, dibutuhkan ilmu dan pengalaman agar bisa memprediksi apakah harga akan naik atau turun. Fluktuasi harga Bitcoin ditentukan oleh supply dan demand bukan ditentukan oleh bandar seperti halnya judi. Harga Bitcoin bisa anjlok saat permintaan lebih sedikit dari penawaran atau terjadi FUD yang mengakibatkan kepanikan kepada para trader bahkan Hodler Bitcoin.

Sekali lagi kita tegaskan bahwa trading Bitcoin itu membutuhkan ilmu dan riset. Jangan sampai kamu mencoba trading Bitcoin tanpa disertai oleh ilmu yang mencukupi, yang akhirnya hanya bermain tebak harga apakah turun atau naik.



Share with your friends